Love Story
Semua berawal pada 27 Agustus 2022, di sebuah acara entrepreneur. Yuli hadir dengan booth bunga miliknya, sementara Darell membawa koleksi tanaman yang ia cintai. Mereka sempat saling mengenal, bahkan pernah membicarakan rencana membuat sebuah art exhibition bersama. Meski rencana itu tak pernah terwujud, pertemuan singkat tersebut menjadi awal dari sebuah benang merah yang diam-diam telah dipintal oleh semesta. Setelahnya, mereka kembali menjalani kehidupan masing-masing, hanya sebagai teman biasa.
Dua tahun kemudian, pada September 2024, Yuli berlibur ke Vietnam bersama sahabatnya. Salah satu destinasi yang ia kunjungi adalah Gunung Fansipan, puncak tertinggi di Semenanjung Indochina. Di antara deretan kuil Buddha yang berdiri megah di atas awan, Yuli memanjatkan doa sederhana tentang seseorang yang kelak akan menjadi teman hidupnya. Saat itu, ia belum tahu bahwa jawaban atas doanya sudah semakin mendekat.
Pada November 2024, sebuah balasan singkat pada Instagram Story menjadi awal dari semuanya. Darell mengirimkan pesan yang tampak biasa, namun percakapan itu terus berlanjut hingga larut, membahas impian, nilai hidup, keluarga, dan masa depan. Semakin mereka mengenal satu sama lain, semakin mereka menyadari bahwa mereka memiliki visi hidup yang sejalan.
Hanya sebulan kemudian, pada Desember 2024, di dalam sebuah mobil saat perjalanan pulang, Darell mengungkapkan perasaannya kepada Yuli. Semuanya terasa begitu cepat, bahkan bagi mereka sendiri. Namun ada ketenangan yang sulit dijelaskan—seolah mereka tidak sedang mengenal seseorang yang baru, melainkan menemukan kembali seseorang yang sudah lama ditakdirkan untuk hadir. Mereka memilih untuk tidak membiarkan kesempatan baik itu berlalu.
Pada April 2026, Darell mengajak Yuli kembali ke Vietnam. Di negeri yang sama, tepat di tempat Yuli pernah memanjatkan doa tentang jodohnya, Darell berlutut dan melamarnya. Momen itu menjadi jawaban yang begitu indah. Yuli tersenyum sambil berkata bahwa ia pernah berdoa di puncak gunung, dan kini Tuhan mempertemukannya dengan “anak gunung”—seorang pecinta alam yang hampir memiliki seluruh kriteria yang dahulu ia sebutkan dalam doanya. Vietnam pun menjadi tempat yang akan selalu memiliki arti istimewa dalam perjalanan cinta mereka.
Pada 25 November 2026, kedua keluarga dipertemukan dalam prosesi lamaran (sangjit) dan penyerahan seserahan, menyatukan dua keluarga dalam sukacita dan doa.
Dan akhirnya, pada 6 Desember 2026, Darell dan Yuli mengikat janji suci pernikahan. Dari sebuah pertemuan sederhana, sebuah doa di puncak gunung, hingga perjalanan yang penuh keyakinan, mereka percaya bahwa cinta terbaik selalu datang pada waktu yang telah dipersiapkan oleh Tuhan.